ACADEMY PUBLIC SPEAKING INDONESIA
Academy Public Speaking Indonesia Adalah Lembaga Pelatihan Yang Akan Memberdayakan Dan Mengembangkan Kemampuan Berbicara Anda Di Depan Umum Dengan Penuh Percaya Diri Dan Profesional.
PROGRAM ACADEMY PUBLIC SPEAKING INDONESIA
Public Speaking Class
Public Speaking Seminar
Public Speaking Coaching
Public Speaking Training
Public Speaking Class
Public Speaking Seminar
Public Speaking Coaching
Public Speaking Training
Hypnotic Public Speaking
Public Speaking For Teacher
Public Speaking For Women
Public Speaking For Kids
Public Speaking For Teacher
Public Speaking For Women
Public Speaking For Kids
PELATIHAN PUBLIC SPEAKING INI SANGAT DIPERLUKAN
Busnismen, Professional, Director, Manager, Supervisor, Sales & Marketing People, Presenter, Network Marketer, Insurance Agent, Pemuka Agama, Dai, Ustadz/Ustadzah, Politisi, Guru, Dosen, MC, Public Relation, Mahasiswa/i, dan semua orang yang ingin meraih sukses dengan menguasai Public Speaking.
Busnismen, Professional, Director, Manager, Supervisor, Sales & Marketing People, Presenter, Network Marketer, Insurance Agent, Pemuka Agama, Dai, Ustadz/Ustadzah, Politisi, Guru, Dosen, MC, Public Relation, Mahasiswa/i, dan semua orang yang ingin meraih sukses dengan menguasai Public Speaking.
Bagaimana Metodologi Pelatihan DI ACADEMY PUBLIC SPEAKING.?
Pelatihan di Academy Public Speaking menggunakan metodologi atau cara pendekatan pelatihan nyang memaksimalkan kemampuan Presentasi, Brainstorming, Pencerahan, Tanya-jawab, Role Play, Games, Studi Kasus, Praktek Diskusi dengan penjelasan sebagai berikut:
1. Tatap-muka metode yang diterapkan melalui diskusi antara peserta dengan fasilitator. Diskusi ini disampaikan secara langsung melalui berbagai materi yang telah dipersiapkan. Komunikasi dua arah yang terus dijaga, perhatian dan diskusi yang tidak dibatasi serta fasilitator yang menguasai materi yang disampaikan adalah kunci keberhasilan metode ini. Selain memberikan pemahaman dan membangun kesadaran mengenai berbagai pengetahuan yang menjadi dasar konseptual, metode ini juga memberikan contoh dan model yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam menerapkan perilaku yang diharapkan pada kondisi nyata.
2. Diskusi Kelompok dan Studi Kasus (Brainstorming) metode yang mengacu pada dibutuhkannya kesempatan untuk saling membagi (sharing) pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki, kesempatan untuk saling bertukar pikiran (brain-storming) serta kesempatan untuk merumuskan bersama suatu keputusan atas kondisi yang dihadapi sebagai hasil kerja bersama dalam kelompok. Metode ini sangat terfokus pada upaya untuk membangun pemahaman atas pentingnya pendapat orang lain dalam merumuskan keputusan, upaya untuk membangun pemahaman bersama atas phenomena yang dihadapi serta upaya untuk mendorong terbangunnya sinergi dalam kelompok.
3. Role Model metode yang mengacu pada upaya untuk mempelajari contoh sebagai model yang dianggap benar atau salah. Metode ini digunakan sebagai upaya untuk memberikan contoh perilaku, baik yang diharapkan maupun yang tidak diharapkan, yang menjadi profil sukses dari setiap peserta. Diskusi atas kesimpulan dan pendapat peserta atas role model ini menunjukkan tingkat pemahaman atas bentuk-bentuk perilaku yang ada.
4. Tugas Kelompok sebagaimana metode diskusi kelompok dan studi kasus, metode ini juga mengacu pada upaya untuk membangun sinergi kelompok melalui diskusi bersama. Sebagai sebuah metode, pemberian tugas kelompok memiliki kelebihan atas waktu yang akan diluangkan oleh peserta, mengingat tugas ini dapat dilakukan di luar waktu pelatihan. Proses coaching (bimbingan) intensif oleh fasilitator akan mendorong pencapaian sinergi secara optimal.
5. Tugas Mandiri merupakan metode yang digunakan agar para peserta mampu menggali potensi individual secara optimal. Tugas-tugas yang diberikan umumnya memberikan penekanan pada terbangunnya kesadaran bahwa kompetensi merupakan perilaku yang dimiliki secara individual sehingga harus dilatih dan dipakai secara terus-menerus dan konsisten dalam implementasinya.
6. Games – merupakan metode yang digunakan untuk membuka wawasan atas berbagai kemungkinan yang dapat dielaborasi lebih lanjut. Walaupun bukan dilakukan sebagaimana games outdoor, metode ini dapat membangun kesadaran(insight) dari peserta atas berbagai kondisi yang sebelumnya tidak begitu disadari. Proses berpikir kreatif (creative thinking), bertindak di luar kebiasaan (act out of the box), mengambil inisiatif dan berbeda dengan orang lain (act differently) dan berbagai perilaku lainnya dapat dilatih melalui metode ini.
Contac Person/ WA : 081363215657
#academypublicspeaking
#publicspeaking
#training
#motivator


Comments
Post a Comment